Pastikan Penumpang Bisa Berbuka, Polisi Siapkan 100 Paket Takjil di Pelabuhan Jangkar

Pastikan Penumpang Bisa Berbuka, Polisi Siapkan 100 Paket Takjil di Pelabuhan Jangkar

SITUBONDO – Menempuh perjalanan laut di tengah ibadah puasa tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para penumpang kapal. Menyadari hal tersebut, Satpolairud Polres Situbondo hadir di tengah hiruk-pikuk Pelabuhan Jangkar untuk memberikan pelayanan ekstra bagi para pemudik dan masyarakat maritim, Selasa sore (24/2/2026).

Patroli perairan kali ini terasa berbeda dari hari biasanya. Tak hanya memantau keamanan, para personel Satpolairud bersama instansi maritim lainnya tampak sibuk membawa bungkusan takjil. Mereka menghampiri satu per satu penumpang yang baru turun maupun yang akan berangkat menggunakan kapal penyeberangan.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan upaya Polri untuk memberikan rasa nyaman sekaligus menjaga kondusivitas di wilayah pelabuhan.

"Kami siapkan seratus paket takjil hari ini. Fokusnya adalah penumpang yang waktu sandar atau berangkatnya sangat mepet dengan jam berbuka puasa. Kadang ada yang tidak sempat membawa makanan, jadi takjil ini bisa langsung digunakan untuk membatalkan puasa saat azan Maghrib berkumandang," ujar AKP Gede.

Suasana hangat terlihat saat KMP Wicitra Dharma 1 yang membawa penumpang dari Pelabuhan Sapudi, Madura, bersandar sekitar pukul 16.30 WIB. Para penumpang yang tampak lelah usai berlayar langsung disambut senyum ramah petugas yang membagikan paket takjil.

Rais, salah satu penumpang asal Pulau Sapudi, mengaku kaget sekaligus senang dengan perhatian petugas. Sambil mengacungkan jempol, ia menyampaikan apresiasinya atas aksi simpatik tersebut.

"Terima kasih banyak Bapak Polisi. Perjalanan jauh begini sangat terbantu dengan adanya takjil gratis, sangat bermanfaat bagi kami yang sedang dalam perjalanan," ungkap Rais singkat.

Selain berbagi makanan, Satpolairud juga memanfaatkan momen tersebut untuk memasang banner imbauan di area strategis pelabuhan. Polisi meminta warga dan pengunjung pelabuhan untuk tidak membakar petasan di areal tersebut guna menghindari bahaya kebakaran maupun gangguan ketertiban.

“Kami juga mengimbau kepada para penumpang apabila butuh bantuan Polisi jangan ragu bisa telp Call Center 110” pungkas AKP Gede.